beli drumband, beli marchingband

Beli Seragam Mayoret Terbaru Dapatnya 1

Demi mendapatkan seragam mayoret permintaan anaknya, Pak Wardoyo pergi seharian berkeliling di seluruh kota. Setiap toko dia datangi namun tidak ada yang menjual barang seperti yang Ia cari. Sesekali anaknya dari rumah menanyakan apakah sudah mendapatkan seragamnya melalui whatsapp.

Waktu itu, lepas ashar Pak Wardoyo masih kelihatan menghampiri sebuah toko seragam sekolah yang ada di kompleks perbelanjaan seragam. Letih dan Lelah Nampak dari wajah beliau, namun terlihat kuat dan tegar menjalani apa yang sudah menjadi tanggungjaabnya sebagai orang tua. Ia rela belum makan sejak pagi demi mendapatkan seragam mayoret yang diinginkan anaknya.

Anak pak Wardoyo adalah siswa SMP di sebuah sekolah Negeri satu-satunya yang ada di kota itu. Menjelang perayaan bersih desa di kampungnya yang akan diadakan seminggu lagi, sekolah anak Pak Wardoyo diminta menampilkan pertunjukan drumband. Kebetulan anak Pak War, demikian panggilan pak Wardoyo dimasyarakat, didapuk menjadi seorang mayoret putri. Anaknya tinggi besar dengan paras cantik sebagaimana rata-rata anak perempuan dikampung itu. Entah keturunan dari nenek moyang atau bagaimana, yang jelas kampung pak war terkenal menghasilkan wanita-wanita cantik dan mempesona, begitulah anak pak wardoyo yang dilahirkan istri beliau pun kini menjadi seorang mayoret cantik yang terkenal.

Mendapatkan kostum mayoret untuk Lisa, nama anak pak War, bagi pak Wardoyo merupakan penyemangat pada hari itu. Makanya beliau rela belum istirahat makan siang bahkan minum sekalipun demi seragam mayoret anaknya tercinta. Mungkin sudah lebih dari sepuluh toko seragam yang beliau datangi, kadang memang ada yang menyediakan baju mayoret tetapi tidak sesuai dengan ukuran badan Lisa.

Toko Seragam Mayoret ke 12

toko seragam mayoret

Pukul 16.15 wit. Pak Wardoyo kelihatan masuk sebuah toko perlengkapan drumband di Jl. Pathuk 2, dari caranya berjalan beliau masih kelihatan bersemangat dan tanpa putus asa sama sekali. Dia berharap di tempat itu menemukan seragam mayoret cewek untuk anaknya, Lisa.

“Mari pak, ada yang bisa dibantu?” tanya penjaga toko itu sambal mempersilahkan pak Wardoyo untuk melihat koleksi kostum mayoret yang ditata rapi berjajar di tengah ruangan. Hawa dingin dari hembusan Ac menerpa tubuh tua pak Wardoyo yang seharian kepanasan di jalanan.

“Iya mbak, saya sedang mencari seragam mayoret perempuan untuk anak saya”. Jawab pak Wardoyo yang tanganya kesana-kemari menggapai kostum mayoret itu.

Lebih dari lima stel baju mayoret berjajar disampingnya, sementara disebelahnya lagi sebuah etalase besar berisi alat drumband seperti snare drum, bass drum, tenor drum dan lain-lain. Yang tentu tidak dihiraukan oleh pak Wardoyo. Dalam benaknya hanya ada satu dua kata seragam mayoret. Ditoko itu, ada satu pakaian mayoret yang menarik perhatian pak Wardoyo, warnanya sesuai yang diinginkan anaknya, merah kombinasi putih. Apakah ukurannya sesuai dengan badan Lisa?

“Silahkan dilihat-lihat koleksi kami pak, yang disebelah sana masih ada, kalau seragam mayoret putri yang bapak pegang itu baru saja di pesan orang lain.” Penjaga toko menerangkan dan menunjukkan tempat koleksi lainnya.

Mendengar kata-kata penjaga toko tersebut, pak Wardoyo merasa kecewa, naming diwajahnya masih tampak tegar dan penuh optimis. Beliau tidak menyinggung apalagi merengek untuk membayar lebih seragam mayoret yang ia lirik sejak tadi itu.

“oh begitu ya mbak, baiklah, kira-kira yang mana yang bisa saya beli untuk anak saya mbak?” jawab pak Wardoyo disusul pertanyaan bernada mengajari. Seolah-olah mau mengatakan mbok ya kalau sudah di pesan orang jangan di pajang mbak.

Koleksi Seragam Mayoret Terbaru

“Mari pak, saya antarkan”. Penjaga toko itu berjalan anggun didepan pak Wardoyo, harum menusuk hidung pak War yang membuntuti dibelakangnya. Terlihat pak Wardoyo menghela nafas dan kepalanya menggeleng sambil mengangkat kedua bahunya. “Nah, ini pak koleksi seragam mayoret kami yang saya katakana tadi, silahkan bapak memilih sesukanya, bebas. Nanti kalau sudah dapat langsung bawa kedepan saja ya pak.” Penjaga itu menunjukkan deretan kostum mayoret yang semuanya untuk mayoret puteri dengan model terbaru.

“Baik mbak, saya pilih dulu ya yang sesuai dengan ukuran anak saya, kelihatannya bagus-bagus dan cantik”. Jawab pak wardoyo sambil melempar senyum kepada penjaga toko itu.

“Iya, silahkan pak. Ini seragam mayoret terbaru kami, jadi belum ada yang memiliki diluar sana. Ehm, kalau begitu saya kedepan dulu ya pak”. Penjaga toko itu meninggalkan pak Wardoyo sendiri kemudian berlalu sambil mengibaskan rambut panjangnya.

seragam mayoret duta Sejenak pak Wardoyo memperhatikan ulah penjaga toko itu, sekejap kemudian Ia fokus pada barisan kostum mayoret yang berjajar-jajar disampingnya. Lama beliau mengamati dan sesekali kelihatan mengangkat dan memutar pakaian tersebut. Jika dihitung mungkin lebih dari lima belas pasang pakaian mayoret lengkap dengan topinya yang ada disana. Tinggal beberapa pasang lagi namun pak Wardoyo belum juga mendapatkan baju mayoret seperti yang diinginkan anaknya.

Waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, muka pak wardoyo kelihatan panik dan terburu-buru. Tangannya menyambar satu stel seragam mayoret dalam barisan hampir terakhir. Warnanya merah kombinasi emas, pada bagian lengan ada arna putih tulang. Kostum mayoret tersebut masih terbungkus plastik panjang dan besar yang membuatnya terlindung dari debu yang kadang dimalam hari menyeruak melalui celah plastik.

“Ini yang saya cari, bapak mendapatkannya nak”. Teriak lirih pak Wardoyo penuh girang. Sebentar dia mengamati pakaian itu. Diplastiknya terdapat tulisan seragam mayoret puteri untuk anak SMP warna hitam spidol yang ditulis pakai tangan. Dibawahnya terdapat tulisan kecil yang selintas terbaca kostum mayoret cantik terbaru, order dan pemesanan.. kemudian entah apa angka atau huruf tidak jelas.

Pak Wardoyo kemudian berlari kedepan sambil membawa seragam mayoret ditangan kanannya.

“Mbak, ini mau saya beli, harganya berapa ya?” tanya pak Wardoyo kepada penjaga toko yang tadi itu. Kali ini penjaga toko itu berdua. Mungkin kawannya atau mungkin akan menggantikannya jaga sampai malam. Wajahnya tidak kalah cantik dari yang tadi. Meskipun duduk, pak Wardoyo tahu kalau penjaga yang satu itu tinggi juga.

“Ini harganya dua ratus lima puluh ribu pak sudah diskon”. Jawab penjaga toko yang baru sambil tersenyum manis sekali kepada pak Wardoyo.

“Sini pak, kostum mayoret nya biar saya bungkuskan” pinta penjaga toko drumband yang awal tadi.

Pak wadoyo mengeluarkan uang untuk membayar seragam tersebut, uangnya pas. Setelah menerima struk belanja dan bungkusan seragam mayoret pak Wardoyo bergegas keparkiran lantas masuk kedalam mobil. Nampak bahagia dan puas diwajah pak Wardoyo kala itu. Setelah seharian keliling kota demi sang anak, akhirnya iya medapatkan sesuai permintaan anaknya.

Untung hanya minta satu, coba kalau dua dimana lagi harus mencari kostum mayoret yang seperti ini. Sebenarnya pak Wardoyo berkeinginan membeli dua supaya kalau yang satu sudah rusak masih punya satu lagi. Namun hanya dapat satu stel seragam mayoret, itupun sudah membalik seluruh isi kota ibaratnya. Demikian kisah fiksi ke empat ini, jika ada kesamaan nama hanya kebetulan saja.

« Fiksi 3: Menyaksikan Pentas Drumband di Lapangan Harga Drumband 2 Toko Bikin Bingung »
Produsen Alat Drumband TK SD SMP SMA

Produsen alat drumband Duta Marching adalah tempat membeli peralatan dan perlengkapan drumband untuk anak TK, SD, SMP dan SMA di…

Desain Baju Drumband Terbaru Katalog 2020

Buat seragam drumband dengan desain baju drumband terbaru di Duta Marching katalog 2020, tempat pesan seragam marchingband harga konfeksi di…

Harga Alat Semi Marchingband SMP

Duta Marching—Penjual alat semi marchingband dengan harga murah bulan ini . Dapatkan harga alat semi Hts Smp di toko online…

Jual Alat Drumband Marchingband

Duta Marching melayani jual alat drumband dan marchingband Tk Sd Smp dan Sma harga dan kualitas terbaik tahun . Harga…

Gambar dan Spesifikasi Marchingband HTS

Alat marchingband HTS dalam satu paket dapat ditandai untuk membedakan jenis lain dengan melihat gambar snare drumnya, yang memiliki spesifikasi…

Beli Seragam Mayoret Terbaru Dapatnya 1

Demi mendapatkan seragam mayoret permintaan anaknya, Pak Wardoyo pergi seharian berkeliling di seluruh kota. Setiap toko dia datangi namun tidak…